Posts Tagged ‘Aku’

Cuekin Iko, Jane Shalimar Takut Zarno Cemburu

JAKARTA - Jane Shalimar menampik dugaan pacaran dengan bintang film Merantau, Iko Uwais. Jane tak ingin putra tunggalnya, Muhammad Zarno, cemburu.

“Saya masih single. Membagi waktu dengan anak juga harus penting. Aku konsentrasi ke Zarno. Takutnya dengan pacar, aku enggak bisa bagi waktu. Takut Zarno jealous (cemburu) juga. Kalau ada yang mendekati aku, suka dia usir,” ungkap Jane di Hard Rock Cafe, Jakarta, Senin (15/3/2010).

Jane pernah mengaku sedang dekat dengan Iko dan siap menikah tahun ini jika Iko melamar. Namun, setelah hubungan mereka diekspos media massa, Jane mendadak menampik akrab dengan pria yang jago silat itu.

Menurut Jane, Zarno tidak begitu dekat dengan Iko. “Sama Iko, Zarno enggak dekat. Aku enggak mencari sosok pria yang hanya menginginkan diri aku saja. Aku mau dia juga menerima Zarno, menjadi ayah yang baik buat Zarno,” jelas janda cantik ini.

Saat ini, Jane memperbanyak teman. Baginya, memperluas pertemanan lebih penting daripada sibuk mencari pacar.

“Pokoknya, sekarang teman aku banyak. Aku belum mendapat orang yang tepat. Tapi kalau ada yang mau serius ke aku, kenapa tidak? Makanya carikan dong,” kata Jane merajuk kepada pewarta. (ang)

Dolly Parton Buka Toko Retail

IKON musik country Dolly Parton telah memperluas bisnisnya dengan membuka toko retail pertama di tanah kelahirannya, Tennessee, Amerika Serikat Tenggara.

Penyanyi berusia 64 tahun yang juga pengusaha merayakan pembukaan toko ritelnya yang diberi label “Dolly Parton’s Trinkets and Treasures”, di Nashville dengan upacara pemotongan pita merah jambu pada 12 Maret lalu. Sementara sebelumnya, istri Carl Dean itu telah membuka taman bermain yang berlabel Dollywood, di dekat Pigeon Ford pada tahun 1961 silam.

Toko retail perdananya itu dipenuhi dengan musik dan DVD Parton, dilengkapi dengan gitar dan koleksi pakaian. Demikian seperti dikutip okezone dari Femalefirst, Senin (15/3/2010).

Dolly mengatakan kepada usmagazine.com, “Ketika aku tumbuh dewasa di tempat terpencil dari Smoky Mountains, setiap perhiasan adalah harta karun bagiku. Katalog mail order selalu ingin aku bukukan. Aku berharap, aku bisa memiliki semua yang aku lihat.”

Kini, harapan penyanyi yang juga aktris itu telah menjadi kenyataan. Di usianya yang telah senja, Dolly bisa mewujudkan cita-citanya memiliki toko retail yang menyediakan segala keperluan pribadinya.(nsa)

Kate Moss Benci Popularitas

SIAPA tak kenal Kate Moss? Di dunia mode, Kate Moss merupakan salah satu supermodel paling terkenal. Di balik kegiatannya menikmati keberhasilan di dunia mode, ternyata supermodel yang telah mengampanyekan sejumlah rumah mode termasuk Calvin Klein, Chanel, dan Burberry ini tidak suka dengan popularitasnya.

Saat beberapa kali bertemu paparazzi, Kate selalu menyembunyikan wajah atau mencoba untuk melarikan diri. Bahkan, saat tertangkap kamera para paparazzi, wanita 35 tahun ini jarang tersenyum dan bersemangat. Kini, kita telah mengetahui penyebabnya. Begitu berita yang dikutip dari Hollyscoop, Minggu (14/3/2010).

“Aku tidak suka terkenal,” kata fashionista Inggris yang telah menjadi model sejak usia 14 tahun itu.

Kate juga merasa heran kenapa orang-orang sangat tertarik pada kehidupan pribadinya. Ia merasa sosok yang muncul pemberitaan selama ini bukan dirinya yang sesungguhnya.

“Ini melanggar hidup Anda. Banyak. Bahkan, aku tidak tahu mengapa orang begitu tertarik padaku. Sebenarnya, itu membuat aku sedikit tidak nyaman membicarakan hal tersebut,” lanjutnya.

“Aku tidak sendiri lagi. Aku telah berbeda. Aku harus keluar sesuai keinginan dari stylist dan fotografer. Ini bukan seperti negara, ini lebih dari perasaan,” akunya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kate mengakui sering terkejut dengan popularitasnya sendiri.

“Aku masih tidak bisa percaya dengan hal itu, bahkan sampai sekarang. Aku masih berpikir aku sedikit banyak bicara, tak seorang pun yang belum merasa senang dengan hal itu,” paparnya.

Model yang sudah lebih dari 300 kali jadi sampul depan majalah itu merupakan salah satu supermodel yang telah mencapai status sebagai “superstar” dalam waktu lama. Banyak orang menyukai cita rasa gayanya, sehingga semakin lama Kate muncul, penampilannya semakin baik.
(nsa)

Cut Memey Pilih Antagonis Ketimbang Peran Bugil

JAKARTA- Meskipun sering berpenampilan seksi, bukan berarti pemain film Cut Memey mau buka-bukaan di layar lebar. Bintang Mau Dong Ah ini mengaku lebih baik memilih peran antagonis ketimbang buka baju di film.

“Kalaupun ada adegan seksi, tapi sejauh mana aku selektif karena yang lihat seluruh Indonesia,” kata Cut Memey di PPHUI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta belum lama ini.

Buat Memey berkarya bukan untuk orang lain, tapi keluarganya. Berperan seronok di dalam film hanya akan menambah beban moralnya saja. “Kan sekarang kepala keluarga setelah Papa meninggal, jadi mau gak mau daripada jelasin terus mending jadi tokoh jahat,” akunya.

Memey mengaku jika mengambil peran, dia lebih memilih sesuai dengan kebutuhan saja. Seperti film Mau Dong Ah, dia mengaku menolak adegan mandi. Karena setelah dia membaca skenario, tanpa adegan itu pun tak merubah isi cerita.

“Jadi, aku tolak. Oke aku main tapi tanpa adegan mandi ini. Dan saat tayang aku nonton adegan itu tapi bukan badan aku, gak masalah karena memang bukan aku,” jelasnya. (uky)

Juwita Bahar: Aku Lebih Senang Sama Mama

Liputan6.com, Bogor: Tiada kegembiraan lain yang dirasa pedangdut Annisa Bahar selain dapat kembali berkumpul dengan sang putri tercinta Juwita Thofany Sanjaya. Betapa tidak, setelah 14 tahun terpisah dari Juwita lantaran sang anak diasuh oleh bekas suaminya Memo Sanjaya, pada Sabtu (13/3) kemarin keduanya terlihat berlibur bersama. “Aku sama sepupuku, sama mama juga mau ke Bogor, mau jalan-jalan,” kata Juwita seperti dikutip tayangan Status Selebriti di SCTV.


Ternyata lokasi wisata yang dituju rombongan Juwita sekeluarga adalah The Jungle, Bogor, Jawa Barat. “Aku di sini mau berenang, aku mau beli baju renang muslim dulu deh,” kata Juwita. Sementara sang ibu mengaku sangat senang bisa bertemu anaknya sendiri. “Aku pengen tiap hari, tiap jam sama dia (Juwita) terus, karena dia anakku yang aku sayang,” kata Annisa.


Tak jauh beda dengan pernyataan sang ibu, Juwita juga mengaku senang bisa menghabiskan waktu bersama Annisa. “Aku lebih seneng sama mama,” kata Juwita. Hal ini terjadi pascakaburnya Juwita dari rumah sang ayah Memo Sanjaya lantaran mengalami penyiksaan fisik. Namun menanggapi pernyataan anaknya tersebut, Memo membantah dan mengikhlaskan sang anak apabila lebih bahagia bersama ibundanya [baca: Memo Gelar Jumpa Pers Perihal Kaburnya Juwita]


Padahal sebelumnya, Juwita yang pernah tidak diakui anak oleh ibunya, mengaku lebih senang tinggal dengan ayahnya. Ah Juwita, Juwita.(AYB)



Merasa "Bempernya" Kecil, Zaskia Sungkar Ikut Fitness

Liputan6.com, Jakarta: Penyanyi sekaligus pesinetron Zaskia Sungkar mengaku lebih suka menyanyi dibanding berakting. Terbukti di rumahnya, Zaskia berlatih vokal dengan guru bernama Metha. “Aku lebih suka menyanyi dibanding shooting sinetron, dan mbak Metha itu orangnya asik,” kata Zaskia seperti dikutip tayangan Status Selebriti di SCTV, Ahad (14/3).


Sementara itu sang guru olah vokal Metha juga mengaku senang bisa mengajar kakak kandung Shireen Sungkar. “Ia punya karakter suara lembut tapi strong, suara dia sebenernya feminim banget dan dia harus banyak latihan aja, jadi dia engga harus jadi orang lain,” kata Metha.


Usai latihan vokal, perempuan kelahiran 22 Desember 1990 ini pergi ke pusat kebugaran di kawasan Jakarta Selatan yakni Celebrity Fitness. Hal itu dilakukan Zaskia demi mendapatkan tubuh yang sehat dan membesarkan salah satu bagian tubuhnya yang dinilai kurang. “Aku sekarang udah di tempat fitness, aku mau treadmill dulu, terus ya soalnya bokong aku kan tepos (rata) jadi aku mau besarin itu,” kata perempuan berambut panjang itu dengan sedikit malu.(AYB)

Perankan Antagonis, Cut Memey Diprotes Anak

JAKARTA- Sering berperan antagonis di dalam sinetron membuat Cut Memey diprotes anak angkatnya, Anshita Lorenza Agustin. Dia pun harus memberi penjelasan kepada anaknya itu.

“Peran aku kan antagonis melulu. Dia suka nanya kok mami perannya gitu. Aku suka jelasin kenyataannya mami gak gitu, dan kalo gak gitu mami gak kerja dong buat beli susu  juga, jawabannya simple mudah dia ngerti,” papar Cut Memey di PPHUI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta belum lama ini.

Selain itu, Cut Memey mengaku juga mencoba membagi waktu untuk anaknya di hari Sabtu-Minggu. Bahkan, terkadang jika dia harus syuting Sabtu-Minggu, maka dia membawa anaknya ke lokasi syuting.

Memey mengaku, Anshita membuatnya bersemangat dalam bekerja. Bahkan, jika dia capek, kemudian melihat dia, tumbuh semangat lagi untuk bekerja. “Ada sesuatu kalau mau ngeluarin duit. Ah mending buat anak aku saja. Sekarang kerja buat keluarga,” katanya.

Usia Anshita yang semakin bertambah membuatnya semakin pintar, selain protes mengenai waktu. Anshita juga pernah menanyakan perihal Papa kepada Memey.
 “Itu pertanyaan berat buat aku sebenarnya untuk dijawab.  Tapi kalau gak dijawab nanya terus, dia tuh pinter. Aku jawab oh bapak kerja cari uang kerjanya jauh. Nanti juga pulang, aku jawab itu dengan kesedihan sangat dalam ternyata anak butuh sosok bapak,” terangnya.

Untuk sementara, sosok ayah untuk Anshita digantikan oleh om Memey. “Saat ini blum kan suka ada om aku datang ke rumah sementara sama dia,” ujarnya. (uky)

Paru, Organ Pernapasan yang Ajaib

OEK… oek… Duh, si kecil menangis terus! Baru 10 menit lalu tenang, sulungku yang berusia tiga bulan itu sudah menangis lagi. Sedikit menghentakkan kaki aku bangkit dari dudukku lalu merengkuh Ethan dalam dekapan.

Tangisnya mereda, hatiku tiba-tiba luruh. Kutatap wajahnya yang tampan. Bibirku menyentuh pipinya hingga bisa kurasakan hembusan napasnya. Aku tersentak! Oh, tiba-tiba aku menyesal mengapa tadi aku kesal mendengarnya menangis.

Tangisan Pertama: Awal Bayi Bernapas

Padahal dulu setelah melahirkan Ethan, aku sangat menantikan suara tangisnya. Begitu dokter menepuk pelan pantatnya dan ia menangis kencang, aku sangat bahagia. Anakku bernapas! Anakku hidup dan ia sehat-sehat saja.

Kata dokter, bayiku harus menangis sebagai upaya untuk bernafas dan mengembangkan paru-parunya yang selama dalam kandungan belum berfungsi sebagai organ pernapasan.

Rupanya, waktu Ethan di dalam kandungan, ia bernapas melalui plasenta. Plasenta memberikan nutrisi padanya, juga oksigen. Walau paru sudah mulai terbentuk pada usia 6 minggu kehamilan dan sudah cukup matang pada usia 38 minggu, ia masih belum berfungsi. Paru-paru anakku itu masih kuncup karena belum ada udara yang masuk.

Begitu Ethan lahir, tali pusat yang menghubungkan Ethan dan plasenta dipotong. Anakku harus segera bernapas sendiri, dan peran paru-paru dimulai. Saat menangis itulah, Ethan menghirup oksigen dari luar dan masuk ke paru-paru. Paru-paru mengembang dan mulai berfungsi. Ajaib! Anakku bernapas normal sekitar 30-60 kali per menit.

Apa jadinya kalau Ethan tak menangis kencang begitu lahir, tapi malah diam atau hanya merintih? Tak hanya aku, dokter pun pasti khawatir ada masalah dengan sistem pernapasannya. Atau, ada yang tidak normal dengan organ paru-paru atau organ lainnya. Untung saja, itu tak terjadi!

Besarnya Tidak Sama

Kuamati lagi Ethan yang sudah lelap. Di sana, di dalam rongga dada bagian atas, paru-paru “ajaib” itu berada. Ukurannya cukup besar hingga mengambil sebagian besar ruang di sana.

Dada Ethan naik turun, menandakan ia bernapas secara teratur. Aku ingat apa kata dokter, paru-paru ada dua, di kiri dan kanan. Mereka tak berukuran sama, tidak seperti kedua bola mata atau telinga yang sama besarnya. Paru-paru di kiri sedikit lebih kecil daripada yang kanan. Bila paru kiri terdiri dari dua bagian yang disebut lobus, paru kanan memiliki 3 lobus. Meski begitu, mereka berfungsi sama, sebagai tempat bertukarnya oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah.

Paru-paru tak bisa dilihat secara kasat mata, tapi aku bisa merasakan kekuatannya. Kuletakkan tanganku di dada. Kutarik napas dalam-dalam, kurasakan dadaku membusung. Kuhembuskan napas, dadaku kembali ke ukuran semula. Pasti paru-paru tersebut mengembang dan mengempis, pertanda ia bekerja. Ah, aku tak sabar melihat Ethan melakukannya sendiri kelak.

Tengkurap, Paru-paru Tertekan?

Si kecil Ethan akhirnya terbangun dan seolah-olah ingin mengajakku bermain. Kubalikkan badannya, ia lalu mencoba mengangkat kepalanya pelan-pelan. Beberapa waktu lalu, aku was-was posisi tengkurap ini membuat ia susah bernapas, akibat dadanya sesak karena paru-parunya tertekan. Jadi aku melakukannya secepat kilat, kurang dari semenit!

Tapi ucapan dokter membuatku lega, sekaligus tersipu. Katanya aku tak perlu takut berlebihan. Ada tulang iga yang mengitari paru, juga dibatasi oleh diafragma, sekat berotot berbentuk kubah yang membatasi rongga dada dan rongga perut. Itulah sebabnya paru-paru Ethan terlindungi. “Dulu, waktu baru lahir Ethan bisa melewati jalan lahir, dadanya enggak remuk, kan?” candanya.

Tak heran bila sekarang aku berani menelungkupkan Ethan hingga 15 menit, sepanjang ia tak menangis karena kecapekan. Yang penting, aku cukup mengawasinya agar mulut atau hidungnya tidak tertutup selimut atau lantai yang membuatnya susah bernapas.

No Smoking Area

Begitu pentingnya paru, hingga aku bertekad memberikan udara yang segar untuk Ethan. Kata dokter, bila paru-parunya sering terpapar zat-zat yang merusak, bisa menjadi pencetus penyakit asma atau infeksi saluran napas.

Karena itu, semenjak hamil hingga sekarang, kularang keras asap rokok berkeliaran bebas di rumahku. Kebetulan, aku dan suamiku bukanlah perokok. Tapi ternyata itu belum cukup. Dokter bilang bayi harus dijauhkan dari asap obat nyamuk bakar, obat nyamuk semprot, zat-zat kimia, asap kendaraan atau asap pembakaran sampah. Wah, aku jadi semakin waspada. Ya, paru-paru bayiku harus tetap sehat, agar Ethan bisa bernapas tanpa kendala!

Jika Anda salah satu ibu yang pernah mengalami hal sama, pemaparan dari Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Prof Dr Faisal Yunus PhD SpP(K), FCCP yang berpraktik di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta berikut bisa memberikan penjelasan lebih dalam tentang paru-paru.

Mengenal Bagian Paru

Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah. Tekstur paru-paru seperti spon yang elastis dan berongga.

Bagian-bagian utama paru-paru adalah alveoli, trakea, bronki, dan bronkiolus.

Trakea atau batang tenggorokan berupa pipa tempat lalunya udara. Oksigen yang dihirup dari hidung dan mulut akan ditarik ke trakea menuju paru-paru.

Nah, bronki merupakan batang yang menghubungkan paru-paru kanan dan kiri dengan trakea. Udara dari trakea akan dibawa ke paru-paru lewat batang ini.

Sementara bronkiolus adalah cabang-cabang dari bronki berupa tabung-tabung kecil yang jumlahnya sekitar 30.000 buah untuk satu paru-paru. Ia berperan membawa oksigen lebih jauh ke dalam paru-paru, hingga sampai ke alveoli.

Alveoli ini merupakan ujung dari bronkiolus, merupakan kantung udara kecil. Jumlahnya sekitar 600 juta pada paru-paru manusia dewasa. Alveoli ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam darah dan menyedot karbondioksida untuk kemudian dikeluarkan kembali lewat hidung dan mulut.
(Mom& Kiddie//nsa)

Kristen Stewart Sempat Gugup di Panggung Oscar

Liputan6.com, Los Angeles: Menyesal dan malu. Mungkin itu yang dirasakan Kristen Stewart. Ia berbicara terbata-bata dalam pidato di panggung Oscar, Ahad silam. Meskipun demikian, ia mengaku sangat senang mendapat kesempatan tampil di perhelatan dunia tersebut.


Pemeran utama film Twilight ini batuk dan berdeham di tengah-tengah pidatonya yang tentu saja kegugupannya itu menuai kritik. Namun ia bersikeras jika ia tersandung dan jatuh, mungkin itu akan menjadi lebih buruk lagi.


Ia mengakui, berbicara di depan orang-orang terkemuka Hollywood itu sangat “menakutkan”. “Aku tidak mampu menyelesaikan kalimat itu, makanya aku berdeham. Lalu aku mendapatkan banyak kritik karena tidak bisa berpidato di Oscar. Ada beberapa hal yang terngiang di kepalaku seperti, oh itu terjadi, mengapa? Mengapa?” sesal Steward.


“Banyak hal saya temukan lucu. Batuk itu sangat lucu. Ini akan membingungkan sebagian orang, tapi aku bersyukur pada diriku sendiri malam itu. Aku tidak terjatuh atau apa pun!” imbuhnya. Pada acara penghargaan Oscar lalu, Stewart mempersembahkan montase film horor dengan lawan mainnya, Taylor Lautner.(AST/ADO)

Robert Pattinson Ingin Rilis Album

Liputan6.com, Los Angeles: Kesibukkan membuat Robert Pattinson putus asa. Ia sangat ingin merilis album, namun ia tidak dapat meluangkan waktu untuk rekaman musik disebabkan kesibukanya bermain film, demikian dilansir Teen Hollywood, Kamis (11/3).


Bintang Remember Me ini menegaskan bahwa dirinya ingin sekali masuk dapur rekaman untuk merampungkan albumnya –andai ia punya waktu. “Aku ingin membuat album di akhir tahun. Semua teman-temanku dapat merekam albumnya, aku sangat jengkel tentang hal itu,” tegas Pattinson.


Pemeran Edward dalam film Twilight ini juga pernah mengisi soundtrack dalam film vampir tersebut. “Aku bisa bermain gitar dan piano, tapi aku tidak bisa melakukan dua hal sekaligus. Aku tidak mengerti, bagaimana orang-orang seperti Jennifer Lopez dapat bermain film sekaligus bernyanyi,” herannya. “Mudah-mudahan, aku bisa mengatur waktu untuk dapat melakukanya bersama-sama,” pungkasnya.(AST/ADO)