Posts Tagged ‘China’

Google Hengkang dari China 10 April?



SHANGHAI – Raksasa mesin pencari, Google diberitakan akan segera menghentikan operasionalnya di China pada tanggal 10 April 2010. Jika terbukti, maka pernyataan Google pada Januari untuk hengkang akan benar-benar teralisasi.

Pernyataan tersebut terungkap di harian China Bussiness News beberapa waktu lalu. Google tak menyepakati keinginan pemerintah China yang menginginkan agar Google menyensor setiap pencarian terkait politik seperti tragedi Tiananmen atau Kemerdekan Xinjiang.

Sebelumnya, Google merasa berang dengan ulah Hacker China yang membobol sejumlah akun gmail milik para aktivis HAM dan jurnalis asing. Demikian dilansir AFP, Jumat (19/3/2010).

“Kami telah mempelajari dan melakukan penyelidikan bahwa Google akan meninggalkan China pada 10 April, tapi kami belum mendapatkan konfirmasi dari Google hingga saat ini,” tulis China Bussiness News yang mengutip sumber dari agen iklan rekanan Google.

Sejumlah agen iklan yang merupakan rekanan Google sebelumnya juga telah mengirim surat kepada raksasa mesin pencari tersebut, agar Google tidak menutup layanannya (google.cn). Penutupan google.cn akan mengancam bisnis mereka, bila akan hengkang dari China, Google diminta untuk memberikan kompensasi yang akan diberikan Google.

Surat itu dikirim oleh 27 perusahaan yang menjual hak beriklan di laman Google. Surat ini dikirim pada Senin, 15 Maret 2010 kepada kepala tim pemasaran Google China, John Liu. Surat ini juga dipublikasikan dalam laman stasiun televisi resmi China. (ugo)





Pop Culture China Siap Rambah Dunia



BEIJING – China sepertinya tidak bisa berpuas diri dengan hanya menjadi penguasa baru di bidang ekonomi.

Negara Tirai Bambu itu sedang merencanakan langkah baru yang lebih besar,yakni mengekspor budaya pop (pop culture) mereka.

Pebisnis China menilai kesuksesan industri hiburan di Kota Beijing menjadi sinyal positif bagi mereka untuk mengekspor hiburan serupa ke negara lain. Industri hiburan yang dimaksud adalah dance club (klub dansa) yang memadukan unsur lokal dan Barat. Klubklub malam seperti tersebut menjamur di Beijing dan menjadi fenomena baru di sana. Munculnya fenomena tersebut tidak bisa dilepaskan dari keberadaan kelas menengah di China yang terus bertambah tiap tahunnya.

Mereka adalah pekerja berusia 25 tahun ke atas yang memiliki karier cemerlang dan kehidupan yang mapan terutama dalam hal finansial. Mereka yang memiliki uang ini sibuk mencari hiburan baru yang beda. Dance club di China pun tidak menyia-nyiakan kelas menengah yang berprospek ini.Mereka saling berlomba untuk memberikan yang terbaik. Kebanyakan adalah dengan menghadirkan pertunjukan tarian secara live selama berjamjam.

Selama pertunjukan tersebut, mereka akan minum dan tentu saja ikut bergoyang. Tidak hanya memainkan musik China, mereka mengombinasikan unsur tarian Barat. Strategi ini ternyata sangat berhasil karena klub tersebut selalu dijejali pengunjung tiap malamnya.

George Hai, Music Director di di Latte Bar mengungkapkan konsumen China sangat penuntut karena mereka ingin mendapat yang terbaik dari uang yang sudah dikeluarkan.

“Konsumen China menuntut banyak hal dari DJ, band dan layanan. Mereka meminta setting mewah, layanan nomor satu serta kesempurnaan hiburan,” ucap Hai. (AFP/maesaroh)(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










"Seharusnya Obama Pentingkan Kunjungan Luar Negeri"



WASHINGTON – Penundaan kembali kunjungan Barack Obama ke Indonesia dan Australia, dinilai dapat memperburuk hubungan Amerika Serikat di, khususnya di Asia Pasifik.

“Presiden Obama sekarang sudah mununjukkan sikap menutup telinga bagi kepemimpinan AS di Asia,” ungkap seorang pengamat Asia dari Heritage Foundation, Walter Lohman, seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2010).

Obama membatalkan keberangkatannya dalam tiga hari ke depan terkait agenda politik dalam negeri, yaitu RUU reformasi kesehatan.

Menurutnya, AS masih membutuhkan aliansi internasional untuk memperkuat keamanan dan ekonomi negara Paman Sam. Namun melalui Juru Bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, Obama menegaskan bahwa saat ini AS sedang berada dalam posisi kritis. Pasalnya, RUU reformasi kesehatan menyangkut puluhan juta rakyat miskin AS yang tunjangan kesehatannya masih ditopang negara.

Lohman mengindikasikan Obama telah menunjukkan kelemahan dalam merangkul dunia internasional untuk kepentingan dalam negeri sendiri. Para ahli menyatakan Obama telah mempermainkan agenda-agneda penting AS yang seharusnya lebih diprioritaskan, termasuk perang Afghanistan, nuklir Iran dan Koera Utara, serta konflik Timur Tengah.

Agenda-agenda dalam negeri selama ini hanya mengalihkan perhatian Obama terhadap kepentingan luar negeri. karena itu, pengamat meyakini bahwa ruang manuver Obama untuk mendapat simpati dunia, semakin kecil.

Gibbs sebelumnya sudah membantah munculnya sinyalemen bahwa penundaan kunjungan ini membuktikan bahwa AS tidak mementingkan kebijakan luar negeri. Dia mengatakan Obama masih menganggap tur Asia Pasifik penting. Namun saat ini perhatiannya masih tertuju pada agenda dalam negeri.

Kunjungan ini sebanarnya untuk melanjutkan agenda yang sudah dibuat Obama saat bertandang ke beberapa negara Asia November tahun lalu.

Kali ini Obama melihat dua negara penting, yaitu Indonesia dan Australia yang mewakili kekuatan besar. Australia merupakan mitra yang selama ini mendukung kebijakan perang AS, termasuk di Irak dan Afghanistan, sementara Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Obama juga sudah menyambangi China, yang merupakan negara rival ekonomi terbesar AS. China juga dinilai penting di mata AS terkait isu Tibet dan Taiwan. Tidak ketinggalan kunjungan Obama ke Guam yang dinilai penting untuk menjaga kepentingan militer AS di Asia Pasifik.
(ton)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










PBB Didesak untuk Bahas Myanmar



NEW YORK – Inggris mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membahas kondisi negatif yang kemungkinan besar akan muncul menjelang Pemilihan Umum Myanmar. Namun usulan ini ditolak keras oleh negara-negara Asia Tenggara dan China.

Tiap tahunnya Myanmar memang selalu dimasukan ke dalam agenda pembicaraan dari Dewan Keamanan (DK) PBB. Hal ini dikarenakan tuduhan dunia barat atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pihak junta militer terhadap etnis minoritas dan politisi oposisi junta Myanmar.

Namun selama ini usaha DK PBB yang terdiri dari lima anggota tetap dan sepuluh anggota tidak tetap yang ingin menjatuhkan sanksi kepada Myanmar selalu gagal. China dan Rusia terus menggunakan hak veto mereka saat DK PBB berniat menjatuhkan sanksi.

Sementara alasan Inggris yang ingin membawa masalah Myanmar ke Dewan Keamanan PBB tidak lepas dari keluarnya aturan sebelum pemilu yang beberapa waktu lalu. Peraturan itu meliputi pelarangan tahanan politik untuk ikut serta dalam pemilu yang sedianya digelar tahun ini. Demikian diberitakan Reuters, Kamis (18/3/2010).

Aturan tersebut melarang tahanan politik untuk berpartisipasi langsung dalam pemilu, termasuk menjadi anggota dari sebuah partai politik.

Aturan Pemerintah Myanmar ini praktis menyebabkan pejuang demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi absen dalam pemilu. Suu Kyi sendiri sedang menjalani proses tahanan rumah yang ia telah rasakan selama kurang lebih 20 tahun.

Menurut seorang diplomat dari negara barat usulan Inggris ini telah mendapatkan dukungan dari beberapa anggota DK PBB. Amerika Serikat, Prancis merupakan negara yang dipastikan mendukung usulan dari Inggris ini. Seperti diketahui ketiga negara tersebut memiliki hak veto seperti halnya China dan Rusia.

Sedangkan China dan Rusia masih belum menentukan sikap mereka atas usulan Inggris. China sendiri dikenal sebagai utama Myanmar. Negeri Tirai Bambu tersebut, seringkali memveto usulan sanksi yang dijatuhkan kepada Myanmar. (faj)(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










Pria Terpendek di Dunia Meninggal



ROMA – Pria terpendek di dunia He Pingping yang tingginya hanya sekira 74,6 centimeter, meninggal dunia di Roma, Italia. He yang berasal dari China, meninggal pada hari Sabtu 13 Maret lalu usai mengisi sebuah acara televisi Italia.

Pria kecil yang baru berusia 21 tahun ini sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengeluh rasa sakit pada dadanya. Setelah menjalani perawatan, nyawa pria yang dikenal dengan senyumannya tersebut akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Lahir di Wulanchabu, sebelah utara China, He Pingping disebut sebagai pria terpendek di dunia oleh Guinness World Records pada 2008 lalu. Tingginya yang hanya 74,6 centimeter, membuat Guinness menyematkan rekor dunia itu.

Pimpinan Guiness World Records Craig Glenday yang mengukur tinggi He langsung di China menilai, pria unik tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi orang lain.

“Untuk ukuran pria kecil dia (He Pingping) telah membawa dampak besar bagi dunia.” ungkap Craig Glenday.

“Saya tahu dia sosok yang sangat spesial, senyumnya yang tulus serta pribadi menarik mampu mempesona banyak orang. He Pingping menjadi inspirasi hidup banyak orang yang menganggap dirinya berbeda ataupun tidak biasa,” imbuh Glenday seperti dikutip The Guardian, Selasa (16/3/2010).

He Pingping memang mampu menarik perhatian banyak orang. Pria yang waktu lahirnya tidak lebih besar dari telapak tangan ayahnya ini, dikenal sebagai perokok berat. Selain itu ia juga dikenal disukai banyak wanita meskipun ukuran tubuhnya yang mini.

Guinness World Record akan mengumumkan pengganti dari He Pingping secepatnya. Khagendra Thapa Magar dari Nepal diyakini akan menggantikan posisi Pingping, mengingat tinggi pria berusia 18 tahun tersebut saat ini mencapai 51 centimeter. (faj)
(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com






25 Penambang Batu Bara Tewas Terbakar



BEIJING - Lagi-lagi penambangan batu bara di China memakan korban. Kali ini 25 penambang tewas dalam kebakaran di Zhengzhou, Provinsi Henan.

Pemerintah kota menjelaskan, kobaran api tiba-tiba menyeruak di sebuah mulut tambang. Ini dipicu oleh korsleting kabel di salah satu lubang utama. Seluruh pekerja tidak bisa menghindar dari insiden mematikan ini. Hanya enam penambang yang bisa diselamatkan, sisanya tidak tertolong.

Polisi telah menahan tiga manajer tambang dan membekukan aset dan fasilitas penambangan tersebut. “Ini dilakukan setelah hasil penyelidikan awal menunjukan, bahwa ternyata tambang itu beroperasi ilegal,” kata pemerintah, demikian seperti dikutip AFP, Selasa (16/3/2010).

Sekadar diketahui, tambang batu bara China termasuk yang paling berbahaya di dunia. Standar keselamatan kerap diabaikan oleh pemilik tambang, demi meminimalisir biaya produksi dan memaksimalkan pendapatan. Ini semuanya untuk memenuhi lonjakan permintaan batu bara, di mana sekira 70 persen energi dipasok dari dalam Negeri Macan Asia Tersebut.

Awal bulan ini, lebih dari 30 penambang tewas dalam banjir di tambang batu bara di wilayah di China Utara.(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










Buku Seks Beredar, Pejabat China Kehilangan Jabatan



BEIJING – Sudah jatuh tertimpa tangga pula, kiasan ini nampaknya sesuai bagi seorang mantan pejabat China, Hang Feng. Pria berusia 53 tahun tersebut dipecat dari jabatannya sebagai pimpinan Biro Tembakau China, akibat beredarnya buku catatan harian yang berisikan pengalaman seksnya.

Tidak hanya dipecat, Han kini ditahan dan menjalani persidangan atas kasus suap yang dituduhkan kepadanya. Ia dituduh menerima uang suap sebesar 482 ribu yuan atau sekira Rp646 juta (Rp1.341 per yuan), saat ia masih menjabat sebagai Kepala Biro Tembakau wilayah Guangxi.

Seperti dilansir China Daily Newspaper, Selasa (16/3/2010), Hang Feng juga diketahui menerima pemberian sebuah apartemen seharga 300 ribu yuan atau sekira Rp402 juta.

Reputasi Han sebagai pejabat China makin jatuh setelah buku harian seksnya beredar luas di masyarakat. Kasus “Diarygate” ini meruak di masyarakat setelah buku harian tersebut disebar luaskan orang seorang pria yang mengaku sebagai selingkuhan Istri Han.

Buku tersebut berisikan grafis serta catatan aktifitas seks yang dilakukan oleh Han dengan beberapa wanita muda. Catatan tersebut bahkan menyebutkan kegiatan seks Han dengan beberapa pegawai pemerintahan China, termasuk dengan pengeluaran dari Han untuk memberi upeti berupa minuman keras kepada pejabat dan direktur perusahaan tembakau.

Selain kehilangan jabatannya, Han juga dikeluarkan dari Partai Komunis yang selama ini menaunginya. Partai Komunis memang gencar untuk memerangi korupsi di China selama bertahun-tahun. Usaha ini dilakukan untuk mengakomodir keinginan rakyat China yang menginginkan korupsi yang menyengsarakan rakyat untuk diberantas habis. (faj(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










Bus Terjun ke Sungai, 26 Pelajar Tewas



JODHPUR – Peristiwa mengenaskan dialami puluhan pelajar yang baru saja melakukan ziarah ke pusat peziarahan agama Hindu.

Nasib nahas ini berawal ketika bus yang melaju dari tempat ziarah di wilayah Uttar Pradesh, India, tercebur ke sungai di wilayah barat India, Rajasthan.

Menurut petugas polisi setempat, Vikas Kumar, bus yang membawa rombongan pelajar itu terjun ke sungai setelah menabrak pembatas jembatan.

“Semua korban adalah pelajar dari sebuah lembaga pendidikan guru,” ujar Vikas Kumar seperti dikutip dari straittimes.com, Senin (15/3/2010).

Disebutkannya, akibat kejadian ini, setidaknya 26 pelajar disebutkan tewas dan 34 lainnya mengalami luka-luka yang cukup serius.

India selama ini dikenal sebagai negara yang memiliki tingkat kecelakaan di jalan raya paling besar di dunia. Bahkan angka kecelakaan di negara itu melampui negara yang memiliki penduduk lebih besar seperti China.

Data kepolisian India menyebutkan lebih dari 110 ribu penduduk India tewas akibat kecelakaan di jalan raya.(mbs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com










1.400 Konsumen HP Bikin Group Protes



A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: image

Filename: read/vdetails.php

Line Number: 118

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: title

Filename: read/vdetails.php

Line Number: 119

BEIJING – Sebanyak 1.400 konsumen pengguna laptop milik Hewlett Packard (HP) bergabung dalam sebuah group di sebuah situs nirlaba di China. Grup tersebut dibentuk sebagai bentuk protes atas keluhan terhadap produk HP.

Seperti dilansir Xinhua, Senin (15/3/2010), konsumen tersebut akan mengajukan gugatan ke pengadilan dengan bantuan sekira 80 pengacara. Kasus ini berawal atas kekecewaan konsumen pada video card yang terdapat di laptop HP. Kartu video tersebut dinilai mudah panas dan menyebabkan laptop tidak berfungsi.

Sebenarnya group protes tersebut telah terbentuk sejak 5 Maret 2010, secara resmi anggota di website resmi tersebut juga telah mengajukan keluhan terhadap HP kepada badan pengawasan mutu, dan Biro Pengawasan Kualitas, Inspeksi dan Karantina.

Sejumlah anggota Grup mendesak biro pengawas kualitas produk di China untuk memulai penyelidikan laptop HP. Desakan tersebut menginginkan pemerintah agar meminta HP untuk bertanggungjawab atas kerusakan tersebut dan menggantinya dengan yang baru, atau memberikan kompensasi kepada pelanggan.

Selain membuat Group juga diketahui sejumlah konsumen telah membentuk Aliansi tidak resmi forum chatting. Setidaknya ada 40 kelompok telah dibentuk untuk membela hak-hak mereka dalam kasus HP. (srn)





Nenek 92 Tahun Bunuh Suaminya



SIDNEY – Seorang nenek berusia 92 tahun didakwa atas kasus pembunuhan suaminya yang berusia 98 tahun.

Clare Tang akan berhadapan di muka persidang atas tuduhan melakukan pembunuhan usai suaminya ditemukan tidak bernyawa di apartemen mereka di Sidney, Australia, Jumat 15 Maret lalu.

Kepolisian New South Wales menyatakan, CY Tang ditemukan tewas dalam ruangan di apartemen pasangan tersebut. Pria tersebut ditemukan tewas dengan luka pada bagian kepalanya. Namun hingga kini penyebab kematian pria itu masih terus diselidiki oleh pihak penyelidik.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (15/3/2010), pelaku Clare Tang ditangkap oleh pihak kepolisian di lokasi kejadian. Hingga kini masih belum jelas apa motif dari pembunuhan tersebut.

Menurut rekan dari kedua pasangan lanjut tersebut George Tsoi, keduanya berasal dari Shanghai, China dan memiliki restauran di Singapura. Tsoi menambahkan jika keduanya telah menikah selama 70 tahun, dan pelaku sendiri tampaknya amat mencintai suaminya. Persidangan atas Clare Tang sendiri akan berlangsung pada Selasa 16 Maret waktu setempat. (faj)(rhs)





Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com