Posts Tagged ‘JAKARTA’

Ini Dia, Charlie`s "ST12" Angels

Liputan6.com, Jakarta: Charlie, vokalis ST12 termasuk musisi yang kaya kreasi. Kesuksesan band yang dimotorinya membuat Charlie berinisiatif membentuk grup penyanyi perempuan. Lewat kompetisi yang sudah diadakan beberapa waktu lalu, terpilih tiga perempuan yang cocok untuk diasahnya menjadi penyanyi.


Charlie`s Angels. Demikian nama grup yang akan dibentuk pemilik nama lengkap Muhammad Charlie van Houten. Mereka yang beruntung itu adalah Ayu, Citra, dan Donna. Dalam tayangan Hot Shot SCTV, Ahad (21/3), Charlie mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan memilih calon pemenang.


“Semua bagus-bagus,” kata Charlie didampingi tiga bidadarinya. Dalam ajang pemilihan calon angels itu, lelaki kelahiran 29 tahun silam ini sempat membuat kejutan. Ia memakaikan jaket pada perempuan yang ternyata tidak dipilihnya. Hal tersebut sontak mengejutkan Ayu Cs yang mengira bahwa mereka tidak menang.


Charlie menjelaskan, ia sudah membuat konsep apik untuk gadis-gadis cantik itu. Di antaranya sebuah singel perdana yang siap diproses. Oke, ditunggu gebrakan selanjutnya.(YUS)

Nuri Maulida Mahir Berseluncur Es

Liputan6.com, Jakarta: Bak atlet seluncur es, Nuri Maulida menari indah di arena es. Ia bukan sedang berlatih, melainkan hanya mengisi waktu luang.


Di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Nuri yang ditemani adiknya, bersenang-senang. Tak lama kemudian sahabat Nuri, Tiwi T2 datang. Berbeda dengan Nuri yang mahir berseluncur, Tiwi tampak gelagapan lantaran belum pernah mencoba olahraga ini.


Dalam tayangan Status Selebritis SCTV, Ahad (21/3), dara kelahiran 24 tahun silam itu berujar, ia memang sudah janjian dengan Tiwi. “Cari pelatihnya deh,” kata Nuri yang merasa kasihan melihat Tiwi yang terus berdiri di pinggir ring es.


Selain berseluncur, Nuri yang bermain dalam sinetron Cinta Fitri menjelaskan proses pengolahan es di arena tersebut. “Ternyata setiap dua jam sekali es kikis dan diganti dengan es baru,” ujarnya.(YUS)

Serunya Liburan Joe Richard di Singapura

Liputan6.com, Jakarta: Ini merupakan kali keempat Joe Richard berlibur ke Singapura. Setibanya di Bandara Changi, presenter ini langsung disambut dengan voucher es krim gratis dari wisatawan asal Swiss. Menurut Joe, dalam tayangan Status Selebritis SCTV, Ahad (21/3), ini merupakan tanda liburannya bakal seru.


Di negara berjuluk Negeri Singa itu Joe punya tujuan khusus. “Sudah tiga kali ke sini tapi belum pernah ke Singapore Flyer,” katanya. Bermodalkan tiket masuk seharga Rp 380 ribu, Joe sudah terlihat girang berada Singapore Flyer sambil melihat indahnya kota tersebut.


Jalan-jalan ke Pulau Sentosa juga merupakan suatu kewajiban kala berlibur ke Singapura. “Sayang kalau melewatkan patung singa yang bisa ngeluarin air. Merlion Park,” celetuknya. Di Merlion Park pula ia diminta wisatawan asal Indonesia untuk berfoto bersama.


Dalam pertunjukan Song Of The Sea di sebuah pantai, Joe menyimak lagu melayu asal Singapura yang sama dengan lagu asal Indonesia. “Mana di mana anak kambing saya,” demikian Joe bernyanyi.


Puas berkeliling Singapura, Joe yang lelah pun kembali ke hotel. Di tengah jalan ia melihat seorang pria berbaring tidur di tengah jalan. “Mabok ya?” tanyanya bingung. Dengan ringan, Joe berujar, kalau punya uang Rp 5 juta, rasanya ingin memberi. Yakin? (YUS)

Cut Mini Jadi Pendongeng

Liputan6.com, Jakarta: Sukses menjadi aktris serba bisa tidak menyurutkan semangat Cut Mini Theo mempelajari berbagai hal yang belum diketahuinya. Salah satunya belajar menjadi pendongeng. Kegiatan yang dilakoni Mini ini diakuinya sangat menyenangkan.


“Ini adalah pekerjaan baru saya” kata aktris yang berperan sebagai Ibu guru Muslimah dalam film Laskar Pelangi dalam tayangan Hot Shot SCTV, Ahad (21/3). Mini menuturkan, butuh persiapan serius agar bisa menjadi pendongeng yang profesional. Misalnya belajar berimajinasi. Ketika membaca dongeng seseorang harus ngebayangin, baru bisa mengeluarkan nadanya, demikian ujar Mini antusias.


Wanita kelahiran Jakarta, 30 Desember 1973 ini juga menekankan bahwa seorang pendongeng harus memiliki kualitas suara yang baik. Untuk itulah dia giat berlatih suara perut guna mengatasi suara cemprengnya. Di kediamannya, istri Mago Sarwono ini kerap berdongeng.


“Rumah saya merupakan rumah kumpul bocah. Di setiap sudut rumah bisa digunakan bermain” ujarnya. Mini yang pernah meraih penghargaan sebagai artis wanita terbaik dalam festival film di Belgia juga mengaku tidak membatasi diri dengan anak-anak. Dongengnya bisa dimulai kok tante Mini! (AYB)

Twestival, Solidaritas Pengguna Twitter untuk Dunia



JAKARTA – Twestival Jakarta kembali bergabung dengan Twestival Global untuk memanggil para pengguna Twitter di seluruh dunia untuk turut berperan serta dalam upaya perubahan dunia menjadi lebih baik. Tahun ini, dengan mengangkat tema “Indonesia untuk Dunia”

“Dalam kondisi dan situasi negara saat ini, kami ingin menggugah teman-teman twitter kami untuk juga membantu teman-teman kita di belahan dunia lain dalam mendapatkan pendidikan yang baik. Selain itu, keikutsertaan kami dalam ajang temu pengguna Twitter berskala internasional ini juga diharapkan dapat menempatkan Indonesia dalam peta sosial media di dunia”, ungkap Ramya Prajna S, juru bicara Twestival Jakarta, melalui keterangan resminya, Minggu (21/3/2010).

Pada tahun ini, Twestival Global yang akan diselenggarakan serentak di seluruh dunia pada 25 Maret 2010, memfokuskan donasi pada program pendidikan yang ditujukan bagi 72 juta anak-anak di dunia yang tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal di sekolah.

Twestival Global Jakarta tahun ini ingin melanjutkan kesuksesannya pada tahun lalu dimana bersama dengan masyarakat dunia menyelenggarakan serentak di 202 kota di dunia untuk mendukung Charity Water yang telah melakukan kerja luar biasa dalam membantu hampir 1 miliar atau 1 dari 6 orang di dunia yang tidak memiliki akses ke air minum yang bersih dan aman.

Lebih dari 1.000 relawan dan 10/000 donatur berhasil mengumpulkan lebih dari USD 250 ribu ang hasilnya ditujukan ke Uganda, Ethiopia dan India yang berdampak langsung bagi lebih dari 17,000 orang.

Inilah saatnya bagi kita masyarakat Indonesia untuk menjadi bagian dari masyarakat dunia dengan ikut serta melakukan suatu perubahan bagi dunia dan Indonesia yang lebih baik. (tyo)





Ini Dia Pemenang LA Lights Indiefest Festivesound 2010

BANDUNG - Setelah menyeleksi ribuan musisi indie, akhirnya terpilih 10 band indie dalam LA Lights Indiefest Festivesound 2010. Para pemenang ini dibuatkan sebuah kompilasi yang berjudul LA Lights Compilation vol 4.

Mereka adalah Gecko (Bali), Lars (Jakarta), Sandra (Jakarta), Dharma (Yogyakarta), Coffee Reaggae Stone (Bandung), Pyschofun (Bali), Black Stocking (Yogyakarta), Arah (Jakarta), Eiffel (Yogyakarta), Mortified (Bandung).

“Kita sudah melahirkan artis yang berpotensi. Selama empat tahun kita buat itu. Dari proses penjurian, kita mendapatkan anak muda yang berbakat. Yang mempunyai potensi musikalitas, kita gabungkan. Semua musik ada di dalamnya,” ucap Irwan Edianto, panitia penyelenggara saat ditemui di LA Lights Indiefest Festivesound 2010, di Prefere 72, Jalan Ir H Djuanda, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/3/2010).

Dalam menentukan pemenang, ternyata juri sempat ribut. Mereka berdebat mempertahankan argumen soal siapa band yang layak jadi pemenang. “Para juri sempat ribut internal. Tapi kita punya pilihan yang mewakili Indiefest 2010 ini. Menggabungkan isi kepala juri memang agak susah. Masing-masing juri punya cara menilai tersendiri,” urai salah satu juri, Derry Laksamana, dari A&R Universal Music Indonesia.

Derry memberikan bocoran soal kriteria penjurian. Beberapa poin yang menyumbangkan nilai di mata juri adalah kreatifitas lagu, penampilan, dan pengemasan video. Kemudian peserta diundang untuk live audition di depan juri untuk dilihat kemampuannya secara langsung.

“Tidak mesti jago, tapi kita lihat penguasaan panggung. Banyak band peserta yang lagunya bagus, tapi penguasaan panggungnya kurang bagus. Akhirnya dipilih 10 band. Semoga ini yang terbaik dari juri. Semoga ke depan, band-band ini ada yang bisa eksis di industri musik dan melebihi pemenang tahun sebelumnya,” harap Derry. (ang)

Malam Mingguan ala Tiwi "T2"

Liputan6.com, Jakarta: Senangnya kalau bekerja sambil ditemani pacar. Lebih senang lagi kalau tak sekedar ditemani, melainkan bekerjasama bareng pacar. Tiwi, anggota duet vokal T2 mengakui bahwa dirinya enjoy menghabiskan malam minggunya bersama pacarnya yang bernama Ade, gitaris Band Domino.


Di sebuah studio rekaman, Tiwi dan Ade tampak serius menggarap proyek rekaman. Mereka tidak iri, ketika kebanyakan pasangan menghabiskan malam minggu di tempat-tempat romantis, mereka malah bekerja. “Lebih senang begini. Bisa bareng tapi menghasilkan sesuatu,” kata Ade dalam tayangan Hot Shot SCTV, Ahad (21/3). “Sesuatu yang bisa dibanggain ke depan” timpal Tiwi sembari melirik kekasihnya.


Pasangan yang baru menjalin hubungan beberapa bulan tersebut memang sedang disibukkan dengan proyek musik. Tiwi dan Ade menciptakan dan memproduksi proses rekaman bersama-sama. Tak jarang mereka mengalami pergesekan ketika membahas konsep. Tiwi malah sering ngambek kalau idenya dimentahkan Ade. “Ngambek itu karena gengsi,” kata pemilik nama lengkap Prastiwi Dwiarti sambil tertawa. Meski demikian, mereka mengaku sudah saling memahami sehingga bisa mengatasi pergesekan yang muncul.(AYB)

Purie "Mahadewi" Sandang Gelar Sarjana

Liputan6.com, Jakarta: Kebahagiaan tengah dirasakan Purie Mahadewi. Teman duet Tata yang dimanajeri Ahmad Dhani itu baru saja menyandang gelar sarjana. Akhirnya, masa kuliah yang bertahun-tahun dijalani Purie berakhir dengan ijazah di tangan. “Seneng banget bisa bikin mama dan papa gue bangga,” ujarnya sambil menangis, seperti ditayangkan Hot Shot SCTV, Ahad (21/3).


Selanjutnya ia menerangkan, bukan perkara mudah mempersiapkan bahan skripsi. Namun ia bersyukur karena semua usahanya menuai hasil memuaskan. Dikatakan Purie di sela-sela wisuda, skripsinya digarap selama lima bulan. Dalam waktu yang sempit itu banyak hal yang dialami, semisalnya menunggu bimbingan skripsi serta mendatangi rumah dosen untuk berkonsultasi. Ia juga sempat sakit hingga kurus.


Kebanggaan juga disampaikan kedua orangtua Purie, EM Efendi dan Annie Suwarsie. “Merupakan tanggung jawab dia sebagai anak adalah menyelesaikan sekolah. Terima kasih yah Purie” ujar Annie terharu. Siapa yang tidak bangga ketika anaknya lulus dengan nilai skripsi A? (AYB)

Fandy Christian Duakan Cinta Uli Auliani

Liputan6.com, Jakarta: “Aku udah tahu kalo dia selingkuh. Pas ketahuan, malah marah-marah,” ungkapan kesal bercampur kecewa yang terucap dari bibir Uli Auliani. Ini pula yang menjadi alasan dirinya memutuskan hubungan dengan Fandy Christian. Dalam tayangan Hot Shot SCTV, Ahad (21/3), Uli juga menegaskan bahwa ia tak menyesal. Ia menyebut Fandy sebagai cowok yang kekanak-kanakan. Toh, ia juga mengakui telah mengetahui sifat playboy Fandy sejak mereka belum berpacaran. Namun kegigihan Fandy berhasil meluluhkannya. Bukannya berubah, Fandy malah menduakan Uli.


Ketika kabar tersebut ditanyakan pada Fandy, cowok kelahiran 10 November 1985 itu malah menyatakan hal yang sebaliknya. Ia mengaku hubungannya masih baik-baik saja dengan Uli. “Dapat kabar dari mana tuh? Gosip kali,” kata Fandy enteng. Uli hanya tersenyum sinis mengetahui jawaban yang dilontarkan Fandy. Ia sudah menduga, lelaki yang dipacarinya selama setahun itu bakal menghindar. Pemain film Virgin ini lantas menantang kru Hot Shot menelepon Fandy. Ia bertaruh, mantannya itu pasti akan menyangkal bubarnya hubungan mereka.


Kembali ke masa lalu. Dua sejoli ini pernah mengukir kenangan yang manis dan bikin iri. Misalnya, ketika Uli memperingati Idul Fitri, Fandy yang berbeda agama menghadiahi busana muslim. Hadiah tersebut membuat Uli terharu. Belum lagi, liburan romantis mereka yang sering diabadikan media massa.


Sebagai bukti cintanya pada cewek kelahiran 20 November itu, Fandy bahkan membuat tato permanen bertuliskan nama Uli. Rekaman keromantisan kisah mereka juga terekam saat Uli berulang tahun, dimana Fandy menghadiahinya seekor anjing [baca: Golden Retriever, Tanda Kesetiaan Fandy Christian]. Sayang, anjing pemberian itu mati. “Anjing itu mati, kesetiaan dia juga mati,” kata Uli datar.(AYB)





Cara Tommy Kurniawan Jaga Bentuk Tubuh

PENAMPILAN prima menjadi modal utama artis. Tak terkecuali Tommy Kurniawan. Aktor berbakat ini menjaga bentuk tubuh dengan memusuhi pasta.

“Gue selama ini sengaja mengurangi asupan karbohidrat, pasta, dan daging. Gue juga rajin berolahraga agar tubuh fit banget,” ungkap Tommy yang dijumpai di Kuningan Village Futsal, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (20/3/2010) malam.

Pria kelahiran 15 September 1984 ini lebih banyak mengandalkan olahraga daripada berdiet. Tommy memang penggila olahraga. Dia tak pernah absen olahraga sejak masih duduk di bangku SMP dan SMA.

“Waktu sekolah, gue suka olahraga basket. Baru tiga tahun terakhir ini, gue main sepakbola. Sepakbola itu ternyata lebih sehat daripada ke gym karena kalori yang dikeluarkan lebih banyak,” terangnya.

Lantaran kesibukan syuting, artis yang kini yatim piatu itu berusaha menyempatkan diri berolahraga minimal seminggu sekali. “Semua kan ada porsinya. Olahraga bukan cuma asal-asalan saja. Gue harus tahu seperti apa olahraga yang benar. Buat gue, olahraga itu harus,” imbuhnya.

Walau tergila-gila dengan sepakbola, Tommy tak meninggalkan pusat kebugaran. Di sela waktu senggang, bintang film Buruan Cium Gue itu melangkahkan kaki ke gym.

“Kalau sepakbola lebih pada menjaga stamina. Kalau nge gym lebih kepada lifestyle karena berhubungan dengan pekerjaan. Memang salah satu godaan yang paling besar adalah malas,” kata gitaris band The Speakers ini.(ang)