PARFUM milik Beyonce Knowles yang berlabel namanya, “Beyonce Heat” telah terjual USD3 juta dalam satu bulan, di Amerika Serikat. Wewangian milik istri rapper Jay-Z itu telah menjadi wewangian terlaris di toko serba ada Macy’s.
Pemeran Etta James dalam film “Cadillac Records” ini meluncurkan parfum perdananya secara eksklusif di departement store Macy’s, Februari lalu. Baru sebulan dipasarkan, 72 ribu botol parfum milik pelantun “Crazy In Love” ini telah sukses terjual. Begitu seperti dinukil okezone dari Femalefirst, Senin (22/3/2010).
“Beyonce Heat,” dengan perpaduan aroma vanili, anggrek merah, magnolia, neroli, dan peach blush, terdiri dari tiga rangkaian. Eaux de parfum, juga body lotion yang berkilau, dengan kisaran harga USD39-USD59. Seluruh rangkaian tersebut dapat ditemukan di departement store terkemuka dan toko khusus Macy’s.
Beyonce mengungkapkan, rasa senangnya dengan aroma wewangian yang diciptakannya telah memberikan reaksi positif dari penggemar-penggemarnya.
“Aku sangat senang dengan itu. Aku sudah bekerja untuk itu sekarang. Aku menjalani tur selama setahun, dan aku telah bertemu dan menyambut penggemar. Tidak pernah dalam hidupku mendapatkan begitu banyak pujian,” ungkapnya.
“Mereka yang membuat parfum ini harus menjalani tes, tapi itu adalah sebuah tes pengujian! Para penggemar menyukainya. Mereka seperti berkata, ‘Aku cinta itu, aku mendapatkan itu, mengapa tidak keluar sekarang? Aku membutuhkannya!’,” lanjutnya.
Beyonce sedang terlibat dalam industri wewangian perdananya dan dia mengaku pertunjukan-pertunjukan musiknya telah menginspirasinya. Untuk itu Beyonce menambahkan, “Banyak pertunjukan saya yang melibatkan unsur api, jadi aku pikir ‘Heat’ sangat hebat. Juga, merah adalah salah satu warna favorit saya, seperti emas.”
Dengan keberhasilannya menjadi parfum terlaris, Beyonce mengatakan, parfumnya sebelumnya bersaing dengan parfum kedua Giorgio Armani “Emporio Diamonds” dan Tommy Hilfiger “True Star”. Dia juga mengungkapkan, bahwa desain botolnya terinspirasi dari koleksi vintage.(nsa)



Posted in
Tags:

