Posts Tagged ‘Sammy’

Kerispatih Gelar Audisi Vokalis

Liputan6.com, Jakarta: Sepeninggal Sammy, para personel Kerispatih tampak santai menjadi juri ketika mereka menggelar audisi vokalis di sebuah studio di Jakarta. “Kita sudah mengaudisi sekitar 20-an orang. Pokoknya tadi ada yang bagus deh, gue suka banget. Kita mau mencari warna yang baru, dan nggak akan mengadopsi suara Sammy.” Demikian diungkapkan Badai sang kibordis seperti dikutip Status Selebritis yang ditayangkan SCTV, Jumat (19/3).


Bagi Badai, Kerispatih akan tetap berjalan meski tanpa vokalis sebelumnya yang kini mendekam di hotel berjeruji lantaran terjerat kasus narkotik. Badai dan para personel yang lain pun tak ingin sosok Sammy sebagai vokalis membayangi mereka. “Kerispatih itu bukan Sammy ya, band ini mewakilkan semua personel yang ada,” kata Badai.


Sekadar informasi, Samuel Hendra Simorangkis alias Sammy ditangkap Satuan Narkotika Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat. Sammy dicokok, di sebuah kos-kosan di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, awal Februari silam. Sebelumnya Samuel juga dikabarkan kerap menggunakan narkotik di Hotel Cempaka, Jakpus [baca: Kedapatan Miliki Shabu, Sammy "Kerispatih" Ditangkap].(ASW/ANS)

Kerispatih Ogah Suara Vokalis Barunya seperti Sammy

JAKARTA - Kerispatih akan menggelar audisi terhadap 100 kandidat vokalis baru. Band yang digawangi Badai ini tak mau suara vokalis barunya seperti mantan vokalis lama, Sammy.

“Kita mencari bukan warna suara seperti Sammy karena kita ingin punya warna yang baru. Kita ingin fresh, gress, ingin punya suara yang berkarakter karena kita ingin berkembang. Bukannya tidak mau seperti Sammy, tetapi kita ingin beda saja,” ujar Badai dalam sambungan telepon, Senin (15/3/2010).

Kerispatih tak hanya ingin karakter suara vokalis yang beda dari Sammy. Mereka juga ingin semuanya berkembang, termasuk dari segi lagu.

“Kita tidak ingin stagnan. Walau begitu, kita tetap menyajikan lagu romantis karena musik seperti itu jualan kita,” tandasnya.

Kerispatih telah menemukan 100 kandidat calon pengganti Sammy. Semuanya akan diaudisi mulai 16 hingga 22 Maret 2010. (ang)

Hanya Manajer Kerispatih yang Boleh Jenguk Sammy

JAKARTA - Keluarga Sammy tampaknya masih sakit hati dengan perlakuan dan keputusan Kerispatih. Hingga hari ini, hanya manajer Kerispatih yang boleh menjenguk cowok yang tertangkap polisi sejak 2 Februari 2010 silam.

“Sejauh ini baru sebatas manajernya (yang jenguk Sammy),” ungkap kuasa hukum Sammy, Ida Rumindang Rajagukguk kepada wartawan saat dihubungi via telepon selular, Senin (15/3/2010).

Dia menambahkan, bilapun personel Kerispatih datang menjenguk cowok bernama lengkap Hendra Samuel Simorangkir ini, sepertinya keluarga akan tetap menolaknya.

“Saya kurang tahu, tetapi itu masalah pribadi,” tegas Ida.

Dia sendiri enggan mencampuri ada apa antara keluarga dan Kerispatih. “Saya hanya mengurusi masalah hukumnya saja,” pungkas Ida.

Sammy ditangkap polisi saat menggunakan sabu-sabu. Barang haram itu dipakai Sammy karena tengah depresi setelah dipaksa Kerispatih menandatangani perjanjian. Menurut ibunda Sammy, Tiur Simanjuntak, isi perjanjian di antaranya kalau Sammy terlibat narkoba, harus kembalikan uang Rp500 juta untuk Kerispatih.

Kalau mengingkari perjanjian itu, maka Sammy harus mengembalikan Rp200 juta kepada Kerispatih. Bayaran Sammy saat show di luar kota hanya Rp2 juta dan show dalam kota Rp1,5 juta.

Selain itu, jika ada show dan media meminta foto bersama Kerispatih, Sammy dilarang berdiri di depan karena dianggap hanya additional (bukan personel inti). Sammy juga tidak boleh menjawab jika sedang wawancara dengan media tentang band, kecuali mengenai hal personal.

Diduga, Kerispatih sudah berniat mengeluarkan Sammy sejak pria bernama asli Hendra Samuel Simorangkir ini terbelit kasus hukum dengan Giska. Sammy dilaporkan Giska mencuri mobilnya pada awal Desember 2009.

(nov)

Rajin Olahraga, Sammy Tambah Gemuk

JAKARTA - Sebulan lebih Hendra Samuel Simorangkir mendekam di tahanan Polres Jakarta Pusat. Kondisi Sammy, sapaan akrabnya, kini lebih gemuk.

“Dia (Sammy) sekarang terlihat gemuk, bersih, agak putih,” ujar kuasa hukumnya Ida Rumindang Rajagukguk, saat dihubungi wartawan, Senin (15/3/2010).

Ditambahkannya, Sammy terlihat gemuk dari kedua pipinya yang semakin tembem dan berisi. Selama di dalam tahanan Polres, Sammy rajin berolahraga setiap harinya.

“Tampaknya dia (Sammy) terlihat senang. Mungkin karena ada tawaran dari perusahaan rekaman dan mudah-mudahan itu terjadi,” harap Ida.

Namun dia belum bisa memastikan apakah Sammy akan melakukan rehabilitasi atau tidak, mengingat eks vokalis Kerispatih ini positif mengonsumsi narkoba. “Kita lihat saja nanti,” tukas Ida.

Sammy masih mendekam di sel tahanan Polres Jakarta Pusat. Rencananya pekan depan berkasnya akan dilimpahkan ke kejaksaan. Sambil menunggu kasusnya disidangkan, Sammy menyibukkan diri menulis lagu dan baca Alkitab.

(nov)

Siapa Pacar Bertrand Antolin?

JAKARTA - Bertrand Antolin tak pernah mengungkapkan siapa kekasihnya saat ini. Meski sempat beredar foto ciuman mesranya dengan Giska, eks pacar Sammy, aktor yang kini banting setir ke dunia tarik suara tak mau ambil pusing.

“Saya enggak pernah bilang punya atau enggak punya. Tapi selalu ada di infotainment gue jalan sama siapa,” ungkapnya ditemui di Four Seasons Hotel, Jakarta, belum lama ini.

Cowok yang juga pernah dikabarkan penyuka sesama jenis ini menuding siapapun pacar yang sempat dikabarkan dekat dengannya, itu hanyalah versi infotainment. “Bukan omongan dari Bertrand,” tegasnya.

Cowok kelahiran Jakarta 14 Juli 1980 ini belum menegaskan keinginannya untuk memiliki kekasih atau tidak. Bahkan punya atau tidak, Bertrand hanya memberikan jawaban gantung.

“Saya enggak bilang enggak ada. Saya enggak bilang ada. Sejak muncul di televisi, saya juga enggak pernah jawab,” kata dia.

Bertrand memilih untuk tidak menjawab apapun yang ditudingkan kepadanya, termasuk kabar kalau dia malas cari pacar. “Saya tidak bilang sendiri ini risiko dalam pekerjaan. Enggak perlu menjawab, saya enjoy,” kata dia.

Apakah Bertrand betul-betul malas cari pacar? “Saya malas beresin kamar,” jawabnya.

(nov)

Ditawari Nyanyi di Malaysia & Singapura, Sammy Menolak

JAKARTA - Dipecat Kerispatih, Sammy sesumbar masih tetap laku. Status narapidana narkoba tak membuatnya dijauhi. Dia mengaku ditawari menyanyi di Malaysia dan Singapura.

“Banyak tawaran yang datang dari luar, seperti Malaysia dan Singapura. Ada beberapa band dan beberapa label dari  luar,” ungkap pengacara Sammy, Ida Rumindang Radjaguguk, belum lama ini.

Mendapat banyak tawaran, Sammy sedikit jual mahal. Dia tak langsung menyambar semua tawaran yang datang. Pemilik nama Hendra Samuel Simorangkir itu menyeleksi tawaran menyanyi yang menghampirinya.

“Sammy belum bisa menerima karena dia masih memilah-milah. Masih memikirkan urusan hukumnya. Sammy kalau mau, bisa saja menerimanya,” imbuh Ida.

Pria berusia 27 tahun itu tersangkut kasus narkoba karena terbukti memiliki sabu-sabu. Sammy saat ini masih mendekam di ruang tahanan Polres Jakarta Pusat. Dia masih menunggu berkas perkaranya masuk ke kejaksaan, kemungkinan pekan depan, dan kemudian menanti jadwal persidangan digelar.

Selama meringkuk di penjara, lelaki kelahiran 8 September 1982 itu menyibukkan diri dengan menulis lagu dan memperbanyak membaca Alkitab demi mendekatkan diri kepada Tuhan. (ang)

Pekan Depan, Berkas Sammy Dilimpahkan ke Kejaksaan

JAKARTA - Sammy, mantan vokalis Kerispatih, masih menghitung hari menunggu berkas kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan dan disidangkan.

“Sekira hari Senin atau Selasa. Pekan depanlah tepatnya. Saya belum tahu pasti tanggalnya,” ungkap kuasa hukum Sammy, Ida Rumindang, saat dihubungi, Kamis (11/3/2010).

Pemilik nama lengkap Hendra Samuel Simorangkir itu menghadapi jeratan hukum karena terbukti memiliki sabu-sabu dan urinnya positif mengandung narkoba. Saat ini, Sammy masih mendekam di tahanan Polres Jakarta Pusat. Dia tidak jadi dipindah ke Polda Metro Jaya.

Guna memanfaatkan waktu senggang, Sammy menulis lagu tentang kisah hidupnya dan pengalaman di bui. Sesekali dia juga membaca Alkitab untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Sammy tampak sudah mulai bisa menerima kenyataan pahit bahwa hidupnya berantakan gara-gara narkoba. Dia kini tak lagi depresi.

“Kabar Sammy di dalam sana baik-baik saja. Dia sehat,” imbuhnya. (ang)

Pengaturan Konten Seharusnya Diserahkan ke Komunitas



JAKARTA – Aturan tentang konten sebaiknya dianulir dan pengaturannya diserahkan kepada komunitas internet di Indonesia.

Demikian dikatakan Wakil Ketua APJII, Sammy Pangerapan kepada wartawan saat jumpa pers di Restoran Sari Kuring, SCBD Jakarta, Kamis (18/2/2010).

“Kami menginginkan self regulated. Seharusnya aturan tentang pengaturan konten ini datangnya dari komunitas. Dari bawah ke atas baru kemudian dilegalisir,” jelas Sammy.

Sammy menambahkan, untuk memilih konten apa yang ingin dilihat merupakan hak pribadi yang juga harus dihormati. Itu merupakan salah satu hak asasi untuk memperoleh pengetahuan secara terbuka.

APJII sendiri membuka diri untuk berperan serta dalam penyusunan aturan-aturan yang berhubungan dengan internet secara menyeluruh bersama dengan seluruh komunitas.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemkominfo) diminta tak tergesa-gesa untuk menerbitkan peraturan menteri.

“Jangan dipaksakan, sebaiknya seluruh stakeholder diajak untuk membahas masalah ini,” kata Sammy.

Kemkominfo bisa mengajak penyedia akses internet, penyedia konten, dan pengguna. Diakui Sammy, tujuan untuk mewujudkan internet yang sehat merupakan tujuan bersama.
(srn)





Pemeriksaan Konten Membebani Mesin Jaringan ISP



JAKARTA – Kewajiban untuk memeriksa konten. yang diadukan oleh masyarakat ataupun memeriksa konten secara periodik  akan membebani mesin-mesin jaringan dan tentunya akan berakibat menurunnya kualitas jaringan.

Demikian diungkapkan Asosiasi Penyelenggara. Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam pernyataannya, Kamis (18/2/2010). APJII menilai belum lagi bila ISP terpaksa harus melakukan blok. Bisa jadi aplikasi bisnis yang tidak melanggar menjadi terblok. Maka siapa yang mau menanggung resiko kerugian salah blok seperti itu.

Wakil Ketua APJII, Sammy Pangerapan mengatakan, karena yang disebut penyelenggara hanyalah penyelenggara jaringan, maka yang bisa dilakukan secara umum adalah pemblokiran berdasar IP address. Mengingat pola kerja penyelenggara jaringan adalah berdasar IP address tanpa melihat konten. Pada saat akan memutuskan untuk melakukan blok IP address tertentu pemerintah harus siap menanggung konsekuensi terbloknya situs dengan IP sama.

Selain itu, teknologi enkripsi yang banyak digunakan pada situs-situs komersial juga membuat pemantauan konten menjadi sulit dilakukan. Dibutuhkan esource yang sangat besar kalau mau melakukan pemeriksaan untuk paket data yang terenkripsi.
“Kewajiban pemantauan dan pemeriksaan yang dibebankan ke penyelenggara tak bisa dilakukan oleh penyelenggara sebagaimana mestinya,” ujar Sammy.

Sammy menuding penyusun RPM konten multimedia tak paham dengan dunia internet yang sedang berkembang.

“Siapapun yang menginisiasi ini tak paham,” kata Sammy.

Internet saat ini bukan sekedar browsing, banyak aplikasi yang berjalan di atas internet bahkan aplikasi telepon yang tadinya analog hampir semuanya dikonversi berbasis IP. Juga banyak aplikasi komersial lainnya, seperti perbankan, tiket pesawat, bursa saham. Aplikasi ini membutuhkan delay jaringan yang sangat singkat. (srn)





RPM Disahkan, APJII Bakal Melawan



JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dipastikan akan melawan dengan mengajukan Judicial Review bila RPM konten multimedia disahkan menjadi Peraturan Menteri.

“Kami jelas akan mengajukan judicial review atas permen tersebut jika ini disahkan,” kata wakil ketua APJII, Sammy Pangerapan kepada wartawan di restoran Sari Kuring, SCBD, Jakarta, Kamis (18/2/2010).

Menurut Sammy seharusnya masalah konten tersebut diatur dalam tataran Undang-undang bukan di tataran peraturan menteri. RPM konten dinilai bertentangan dengan UU telekomunikasi no.36 tahun 1999 pasal 40 dan UU ITE no.11 tahun 2008.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (kemkominfo) seharusnya jangan tergesa-gesa untuk menerbitkan peraturan menteri.

“Jangan dipaksakan, sebaiknya seluruh stakeholder diajak untuk membahas masalah ini,” kata Sammy.

Kemkominfo bisa mengajak tiga pihak untuk membahas masalah ini, yakni penyedia akses internet, penyedia konten, dan pengguna. Diakui Sammy, tujuan untuk mewujudkan internet yang sehat merupakan tujuan bersama.

“Tapi bagaimana caranya itu yang harus diperhatikan,” kata Sammy.

APJII sendiri mendukung program internet sehat dan akan bekerjasama dengan asosiasi atau lembaga terkait untuk mensosialisasikan program internet sehat.

“Kami mengusulkan internet sehat dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, tapi tak hanya berbicara tentang apa itu internet tetapi juga filosofinya,” kata Sammy. (srn)